Prodi Fisioterapi
Universitas Muhammadiyah Malang
Prodi Fisioterapi
Universitas Muhammadiyah Malang

WANITA RENTAN CIDERA LUTUT

Back                                                     Home                                                    



WANITA RENTAN CIDERA LUTUT

Karena jumlah perempuan yang menggeluti olahraga baik sebagai hobby maupun profesional secara meningkat selama beberapa dekade terakhir, maka perempuan juga rentan akan cidera olahraga dan bahkan lebih beresiko dari pada laki-laki.Hal ini telah menyebabkan peningkatan fokus pada studi cedera atelit perempuan dan bukti bahwa ada perbedaan yang jelas dalam jenis, prevalensi, dan penyebab cedera olahraga pada laki-laki dan perempuan.

Salah satu perbedaan tersebut adalah pada kondisi lutut. Dr Jennifer Baima, mantan pelatih atlet mahasiswa di Notre Dame, instruktur klinis di Havard Medical School dan physiatrist yang mengkhususkan diri dalam cidera atlet perempuan, membahas mengapa bahwa perempuan lebih beresiko untuk cidera lutut dan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi resiko tsb. Dr Baima juga  membahasnya dalam sebuah bukunya Biographies of Disease: Sports Injuries 

Faktor Bentuk Anatomi Lutut Seorang Wanita Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Cidera Lutut

Ada berbagai perbedaan anatomis antara laki-laki dan perempuan yang dapat mengakibatkan  mengapa wanita lebih mungkin mengalami cidera olahraga pada lutut. Pada dasarnya seoarang atlet harus memiliki kekuatan otot ( salah satunya kekutan otot tungkai ) dan wanita kecerengannya mempunyai fleksibilitas yang lebih akan tetapi mereka mempunyai kecederungan kelemahan pada ototqudriceps ( otot paha depan ) dan otot hamstring ( otot paha belakang ). Perbedaan ini memposisikan wanita lebih riskan cedera pada lutut, karena otot-otot tersebut berfungsi menstabilkan lutut dan menahan pressure atau tekanan seperti ketika gerakan melompat dan mendarat. Namun dalam penelitian terbaru menunjukan bahwa perbedaan pinggul wanita dan laki-laki ( wanita lebih luas dari laki-laki ) berpengaruh terhadap bentuk lutut pada wanita, dimana wanita dominan lututnya berbentuk genu varus. Bentuk genu varus berpotensi mempengaruhi keseimbangan ( baik dinamis dan statis ).

              

 Gambar : Perbeadaan Bentuk Lutut Wanita Vs Lutut Laki-Laki

Faktor Non-Anatomis Yang Dapat Mempengaruhi Resiko Cidera Olahraga Pada Wanita

Ketidakcukupan dalam konsumsi kalori adalah salah satu faktor non-anatomis yang secara subtansial dapat meningkatkan resiko seseorang wanita mengalami cidera. Kurangnya asupan energi merupakan bagian dari Female Athlete Triad ( energi rendah, menstruasi dan osteoporosis ) dianggap sebagai kontributor yang signifikan untuk resiko seorang atlet wanita mengalami cidera. Ketersediaan energi rendah disebabkan oleh kecenderungan atlet wanita dengan asupan kalori yang tidak sesuai aktivitas yang mereka lakukan ( olahraga ), dan ditambah kecerungan asupan yang buruk dari atlet perempuan. Kurangnya ketersediaan energi juga dipengaruhi oleh kejadian menstruasi.

Olahraga Tertentu Beresiko Terjadinya Cidera Lutut Pada Wanita

Olahraga yang membutuhkan gerakan melompat, memotong, mendarat seperti olahraga bola basket, sepakbola, bola volley dan olahraga lainnya yang memberikan pembebanan aktifitas lutut. MenurutAccording to National Collegiate Athletic Association ( NCAA ) pemain basket perempuan empat kali lebih mungkin cidera ligament crusiatum anterior ( ACL ).

Hal Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengurangi Resiko Cidera Lutut Pada Wanita

Satu hal yang dapat dilakukan untuk menghindari cidera adalah variasi latihan, hal ini menghindari pressure pada bagian tertentu terutama lutut. Strategi yang lain adalah penguatan otot tungkai terutamaquadriceps dan hamstring serta memberikan latihan tambahan berupa latihan fungsional seperti latihan mendarat ( Gambar ). Latihan keseimbangan juga penting untuk menghindari cidera lutut. Terakhir, wanita perlu fokus pada konsumsi jumlah yang cukup kalori. Ini akan membantu untuk mencegah cedera. Latihan pencegahan cidera pada lutut akan dibahas pada bahasan selanjutnya*

Gambar mendarat yang salah Gambar mendarat yang benar

 


Daftar Pustaka :

A Rigorous Comparison Between the Sexes of Results and Complications After Anterior Cruciate Ligament Reconstruction

Sue Barber-Westin, Frank Noyes, MD, Michelle Andrews, MD

American Journal of Sports Medicine, Vol. 25, No. 4, 1997

Noncontact ACL Injuries in Females

Mary Lloyd Ireland, MD

Proceedings of AOSSM Annual Meeting, 1996

Out of Joint

Jack McCallum.

Sports Illustrated Magazine

Knee Injury Patterns Among Men and Women in Collegiate Basketball and Soccer

Elizabeth Arendt, MD, and Randall Dick, MS

American Journal of Sports Medicine, Vol. 23, No. 6, 1995

 

Penulis : Safun Rahmanto, SST. FT.

 

Back                                                     Home                                                    

Shared: