Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM Belajar Sistem Rehabilitasi Modern di Luang Por Poen Hospital, Thailand

Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkesempatan mengikuti Clinical Experience di Luang Por Poen Hospital, Nakhon Chai Si District, Thailand. Kegiatan ini terlaksana dengan pendampingan dari Dr. Jenjira, Lecturer di Faculty of Physical Therapy, Mahidol University, Kamis, 17/7/2025. Agenda utama kegiatan adalah mempelajari sistem Intermediate Medical Care (IMC) serta sistem perawatan kesehatan primer yang diterapkan di Luang Por Poen Hospital. Materi dan pendampingan disampaikan langsung oleh Wichantra Tulawong, Kepala Unit Rehabilitasi Medis rumah sakit tersebut. Intermediate Medical Care (IMC) merupakan bentuk perawatan transisi antara layanan intensif dan ruang rawat inap umum. Pada tahap ini, pasien sudah tidak dalam kondisi kritis, tetapi masih membutuhkan pemantauan ketat dan rehabilitasi berkelanjutan. Rencana perawatan yang diterapkan mencakup terapi fisik rutin selama 10 hari dengan pendekatan multidisipliner. Sebagian besar pasien di unit IMC adalah mereka yang tengah dalam pemulihan dari stroke, cedera otak traumatik, cedera sumsum tulang belakang, hingga patah tulang panggul. Sistem ini memungkinkan pasien menjalani fase pemulihan yang terstruktur, berorientasi pada peningkatan fungsi, sekaligus mencegah komplikasi jangka panjang. Dengan demikian, IMC berperan penting dalam menjembatani kesenjangan antara perawatan akut penyelamat nyawa dan pemulihan penuh menuju kemandirian. Sedangkan konsep Independent Living Care (ILC) merupakan salah satu inovasi yang menarik perhatian mahasiswa. Rumah sakit menyediakan ruangan yang didesain menyerupai rumah sehari-hari, lengkap dengan kamar tidur, kamar mandi, dapur, hingga toilet. Fasilitas ini berfungsi sebagai simulasi kehidupan nyata, di mana pasien dilatih untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri sebelum benar-benar kembali ke rumah. Konsep ini memberi pengalaman langsung bagi pasien untuk beradaptasi dengan kondisi nyata di lingkungan rumah, sekaligus memastikan mereka siap menjalani hidup mandiri dengan aman dan percaya diri. Melalui pengalaman klinis ini, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM tidak hanya belajar tentang sistem IMC, tetapi juga memperoleh wawasan tentang pendekatan holistic patient care yang diterapkan di Thailand. Pendekatan ini menekankan perawatan pasien secara menyeluruh, mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Penulis Moh. Nurul Waridhil Iqbal dan Editor Bayu Prastowo