Tak Hanya Belajar, Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM Jadi Promotor Kesehatan Lansia di Thailand

Kegiatan Sosial bersama Komunitas Lansia Wat Suwan, Thailand

Dua mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapis Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Moh. Nurul Waridhil Iqbal dan Rizki Awwaludin, berkesempatan mengikuti International Internship Program di Faculty of Physical Therapy, Mahidol University, Thailand. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi keduanya untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat kontribusi nyata di bidang kesehatan secara internasional. Sebagai bagian dari rangkaian program, Iqbal dan Rizki turut serta dalam kegiatan sosial bersama komunitas lansia di Wat Suwat Village, Thailand, pada Kamis (24/7/2025). Acara tersebut diselenggarakan oleh Tambon Health Promoting Hospital Wat Suwan yang bekerja sama dengan Faculty of Physical Therapy, Mahidol University. Pada kesempatan itu, para lansia diberikan sosialisasi pembuatan sandbag, yaitu alat latihan beban sederhana yang bisa dibuat sendiri di rumah. Alat ini bertujuan untuk menunjang aktivitas fisik sehari-hari sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Setelah sesi sosialisasi, sandbag yang telah selesai dibuat langsung digunakan dalam latihan bersama yang dipandu oleh Dr. Thanwarat, Clinical Educator dari Mahidol University. Dalam sesi latihan tersebut, mahasiswa fisioterapi UMM turut aktif mendampingi para lansia. Mereka membantu mengarahkan gerakan, memastikan teknik yang dilakukan benar, serta memberikan motivasi agar para peserta dapat mengikuti latihan dengan aman dan menyenangkan. Tak berhenti di sana, kegiatan juga diramaikan dengan games interaktif yang melibatkan mahasiswa, tenaga kesehatan, dan komunitas lansia. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan pun tercipta, mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian lintas generasi. Melalui partisipasi ini, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM tidak hanya memperoleh pengalaman praktik lapangan berskala internasional, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kualitas hidup lansia. Pendekatan yang mereka bawa menekankan aspek promotif, preventif, sekaligus rehabilitatif, sesuai dengan semangat fisioterapi modern yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa fisioterapi Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi dalam forum internasional, sekaligus membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Malang di kancah internasional. Penulis Rizki Awwaludin dan Editor Bayu Prastowo