Senam Sentul, Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM Dampingi Lansia Tingkatkan Mobilitas Aktivitas Sehari-Hari

Empat mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah menjalani praktik profesi di RSO Prof. Dr. Soeharso Surakarta ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan rutin Senam Sentul (Sendi dan Tulang). Kegiatan ini dipandu langsung oleh Clinical Educator Prihantoro Larasati Mustiko, SST.FT., Ftr., M.Si yang berlangsung di Jl. Apel, Kecamatan Lawean, Kota Surakarta dan diikuti oleh puluhan peserta lanjut usia yang antusias menjaga kesehatan tulang dan persendian mereka, Sabtu, (4/10/2025). Keempat mahasiswa, yakni Najah Fadiya Humaira, Nabila Randy Dhiyanisa, Diva Amanda Oliviyan, dan Agashi Al’Ainaa Almardyah, turut mendampingi peserta senam dengan memberikan arahan gerakan yang aman, efektif, dan sesuai dengan kondisi fisik lansia. Program ini bertujuan meningkatkan kebugaran, menjaga mobilitas tubuh, serta mencegah risiko cedera melalui latihan sederhana namun terstruktur. Tidak hanya terlibat dalam sesi senam, para mahasiswa profesi fisioterapis UMM juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan tekanan darah dan pengukuran saturasi oksigen. Upaya ini menjadi wujud nyata pengabdian sekaligus edukasi kesehatan, khususnya dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit. Prihantoro Larasati Mustiko menuturkan, keberadaan mahasiswa profesi fisioterapis di kegiatan Senam Sentul memberikan nilai tambah, karena selain mendampingi gerakan, mereka juga dapat memberikan pengetahuan dasar mengenai pentingnya aktivitas fisik dan pemantauan kesehatan. “Keterlibatan mahasiswa membuat kegiatan ini semakin interaktif dan bermanfaat, baik bagi para lansia maupun masyarakat umum,” ujarnya. Kegiatan Senam Sentul sendiri merupakan agenda rutin yang digagas untuk membangun budaya hidup sehat bagi lansia. Dengan kolaborasi antara klinisi, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran fisioterapi dalam menjaga kualitas hidup, terutama di kelompok usia lanjut. Penulis Najah Fadiya Humaira dan Editor Bayu Prastowo