Sumpah Fisioterapi Muda Tandai Kesiapan Mahasiswa Profesi UMM Melakukan Pendidikan Praktik Klinis

Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan prosesi pelafalan Sumpah Fisioterapi Muda bagi mahasiswa Angkatan ke-13 Tahun 2026 di Auditorium GKB 5. Prosesi ini diikuti oleh 86 mahasiswa yang sekaligus berakhirnya rangkaian matrikulasi dan menjadi penanda awal mahasiswa memasuki wahana praktik klinik. Upacara sumpah tersebut bukan hanya bagian dari tradisi akademik, melainkan momentum peneguhan tanggung jawab moral dan profesional calon fisioterapi muda. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, mahasiswa melafalkan sembilan butir komitmen yang berlandaskan etika profesi dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan. Sumpah ini menegaskan mahasiswa menyatakan kesadaran bahwa kesempatan menempuh pendidikan profesi di wahana praktik merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga berkomitmen untuk mematuhi standar praktik serta kode etik fisioterapis Indonesia, sekaligus melaksanakan kewajiban kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, politik, maupun status sosial. Komitmen tersebut diperkuat dengan janji menjalankan tugas secara terhormat, menjaga martabat profesi, serta mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Mahasiswa juga menyatakan kesiapan menjaga kerahasiaan pasien, menghargai masyarakat sebagai sumber pembelajaran, serta menjunjung tinggi sikap profesional terhadap sesama sejawat. Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis UMM, Safun Rahmanto, SST.Ft., Ftr., M.Fis., menegaskan bahwa sumpah profesi merupakan fondasi integritas sebelum mahasiswa menjalani praktik klinik. “Sumpah ini menjadi pengingat bahwa kompetensi teknis harus berjalan bersama komitmen etika. Profesionalisme fisioterapis diukur tidak hanya dari keterampilan klinis, tetapi juga dari tanggung jawab moral terhadap pasien dan masyarakat,” ujarnya. Prosesi pelafalan sumpah turut disaksikan oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis UMM, Zidni Imanurrohmah Lubis, S.Ft., Ftr., M.Biomed., bersama PIC Uji Kompetensi Nasional. Kehadiran unsur pimpinan program studi ini menegaskan legitimasi akademik sekaligus pengawasan institusional terhadap kesiapan mahasiswa memasuki fase praktik. Sehingga diharapkan mahasiswa Angkatan ke-13 siap menjalankan praktik profesi dengan menjunjung tinggi standar keilmuan, etika, dan keselamatan pasien. Prosesi ini sekaligus mempertegas komitmen UMM dalam mencetak fisioterapis yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Penulis dan Editor Bayu Prastowo