Mahasiswa Fisioterapi UMM Raih Medali Emas di Kejuaraan Pencak Silat IPSI Kota Malang 2026

St. Salsabila Mahasiswa Fisioterapi Gen 25 Peraih Medali Emas Cabang Seni Tunggal Dewasa Putri

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa Program Studi Fisioterapi UMM Gen 25, St. Salsabila, berhasil meraih Medali Emas pada kategori Seni Tunggal Dewasa Putri dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat IPSI Kota Malang 2026 yang berlangsung di GOR Ken Arok, Minggu (3/5/2026). Kejuaraan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti oleh berbagai kontingen dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Ajang ini berfokus pada pembinaan atlet muda, peningkatan sportivitas, serta persiapan atlet menuju kompetisi bergengsi seperti O2SN, POPDA, PORPROV, hingga POPNAS. Ketua Pelaksana, Muhammad Santosa, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaring bibit atlet potensial untuk dipersiapkan pada berbagai kompetisi tingkat regional maupun nasional. “Kegiatan ini merupakan upaya mencari bibit atlet muda pencak silat guna diproyeksikan ke ajang-ajang besar seperti Porprov dan kejuaraan lainnya,” ujarnya. Keberhasilan St. Salsabila menjadi bukti bahwa mahasiswa fisioterapi tidak hanya mampu berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di bidang olahraga dan seni bela diri. Raihan medali emas tersebut sekaligus memperlihatkan semangat disiplin, konsistensi latihan, serta kemampuan menjaga performa fisik dan mental di tengah aktivitas perkuliahan. Ketua Program Studi Fisioterapi UMM, Dimas Sondang Irawan, Ph.D., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, mahasiswa perlu terus didorong untuk berkembang secara menyeluruh, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. “Mahasiswa harus terus berkembang, tidak hanya dalam potensi akademik tetapi juga non-akademik. Kegiatan seperti ini menjadi wadah positif dalam membentuk karakter, sportivitas, disiplin, dan mental kompetitif mahasiswa ke depan,” ungkapnya. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai bidang yang diminati. Selain sebagai ajang pencapaian prestasi, keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi olahraga juga dinilai mampu membangun karakter tangguh, kerja keras, serta keseimbangan antara akademik dan pengembangan diri. Penulis dan Editor Bayu Prastowo