HIMATERA CUP 2026 Jadi Ajang Sportivitas dan Solidaritas Mahasiswa Fisioterapi UMM

Seremonial Penyerahan Reward HIMATERA CUP 2026

Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMATERA) Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan ajang tahunan HIMATERA CUP 2026 sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan ini berlangsung pada 9–16 Mei 2026, bertempat di Ruangan GKB V Lantai 6 UMM, dan diikuti oleh sekitar 155 peserta dari mahasiswa Program Studi Fisioterapi lintas angkatan. HIMATERA CUP 2026 menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang memadukan unsur akademik, olahraga, teknologi, dan kreativitas digital. Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi cerdas cermat, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PES/eFootball, futsal putra dan putri, badminton tunggal putra dan putri, badminton ganda campuran, hingga videografi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang penguatan hubungan antar mahasiswa fisioterapi melalui semangat sportivitas, solidaritas, dan kebersamaan. Selain sebagai sarana hiburan di tengah aktivitas akademik, HIMATERA CUP juga menjadi media untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa dalam berbagai bidang. Pembina Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMATERA), Ali Multazam, S.Ft., Physio., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan seperti HIMATERA CUP memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang aktif, adaptif, dan mampu bekerja sama dalam tim. “Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, sportivitas, dan kerja sama tim. HIMATERA CUP menjadi salah satu ruang pembelajaran nonformal yang sangat positif untuk mengembangkan hal tersebut,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan kemahasiswaan yang sehat dan produktif mampu menciptakan atmosfer organisasi yang lebih solid sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan antar mahasiswa fisioterapi. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta juga dituntut untuk melakukan berbagai persiapan, mulai dari latihan sesuai cabang lomba, menjaga kondisi fisik dan mental, memahami sistem pertandingan, hingga membangun koordinasi tim yang baik. Hal tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan soft skill mahasiswa di luar ruang kelas. Melalui HIMATERA CUP 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu berkompetisi secara sehat, tetapi juga membangun jejaring pertemanan, meningkatkan rasa percaya diri, serta menciptakan lingkungan kampus yang aktif dan penuh energi positif. Penulis dan Editor Bayu Prastowo

Cegah Nyeri Kerja, Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMM Lakukan Pengabdian Masyarakat di Pabrik Hasil Tembakau

Fisioterapi Komunitas di Pabrik Hasil Tembakau Gondanglegi.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Angkatan Ke-13, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis promotif dan preventif di bidang kesehatan kerja. Salah satu kegiatan tersebut adalah identifikasi risiko postur kerja dan edukasi peregangan bagi pekerja linting rokok di Pabrik Hasil Tembakau Gondanglegi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dengan sasaran utama para pekerja linting rokok. Program tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja linting rokok yang sebagian besar bekerja dalam posisi duduk statis, membungkuk, serta menundukkan kepala dalam waktu lama disertai gerakan tangan berulang secara terus-menerus. Kondisi kerja seperti ini berpotensi menimbulkan Musculoskeletal Disorders (MSDs), seperti nyeri leher, bahu, punggung, hingga pergelangan tangan. Sebagai upaya preventif, mahasiswa profesi fisioterapis UMM melakukan observasi dan identifikasi postur kerja menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Metode ini digunakan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi berdasarkan posisi kerja yang dilakukan pekerja selama aktivitas produksi berlangsung. Setelah proses identifikasi, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi langsung mengenai pentingnya postur kerja ergonomis serta demonstrasi latihan peregangan sederhana yang dapat dilakukan pekerja di sela aktivitas maupun saat waktu istirahat. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menjaga kesehatan sistem otot dan rangka selama bekerja. Selain penyuluhan secara langsung, tim juga membagikan leaflet dan buku panduan edukasi yang memuat informasi mengenai posisi kerja ergonomis serta panduan peregangan otot sederhana bagi pekerja linting rokok. Media edukasi ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis yang mudah dipahami dan diterapkan secara mandiri oleh para pekerja. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi peran fisioterapi tidak hanya pada aspek rehabilitatif, tetapi juga promotif dan preventif di lingkungan kerja. Pendekatan ergonomi dan edukasi kesehatan kerja menjadi bagian penting dalam upaya menjaga produktivitas serta kualitas hidup pekerja. Melalui program pengabdian masyarakat ini, mahasiswa profesi fisioterapis UMM diharapkan mampu mengembangkan kemampuan pola pikir kritis, komunikasi kesehatan, serta pendekatan fisioterapi komunitas yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Penulis dan Editor Bayu Prastowo

Kongres Nasional IFI 2026

Kongres Nasional IFI 2026

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) resmi memasuki hitung mundur pelaksanaan Kongres Nasional (KONAS) IFI dan TITAFI 2026 yang akan digelar pada 11–14 Juni 2026 di Malang, Jawa Timur. Mengusung tema besar “Transforming Into Experts in Human Movement to Build a Healthier Society Through Movement Optimization”. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi fisioterapis Indonesia untuk memperkuat kompetensi, kolaborasi, inovasi, dan pengembangan profesi dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan modern. KONAS IFI dan TITAFI 2026 tidak hanya menjadi agenda organisasi profesi, tetapi juga wadah strategis bagi akademisi, klinisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi fisioterapi dari seluruh Indonesia untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengembangan ilmu fisioterapi berbasis evidence dan optimalisasi gerak manusia. Berbagai agenda ilmiah dan organisasi akan mewarnai kegiatan ini, mulai dari seminar nasional dan internasional, oral presentation, poster presentation, workshop, hingga forum kongres organisasi profesi. Selain itu, kegiatan juga akan diramaikan melalui Indonesia Fisioterapi Expo (IFEX) 2026 yang menghadirkan inovasi, teknologi, serta perkembangan terbaru di bidang fisioterapi dan rehabilitasi kesehatan. Malang dipilih sebagai tuan rumah karena dikenal sebagai kota pendidikan dan destinasi yang mendukung atmosfer akademik sekaligus kolaboratif. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat jejaring nasional fisioterapi Indonesia menuju pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan berdaya saing global. Melalui semangat Bergerak Lebih Baik, Hidup Lebih Sehat, Menjadi Lebih Expert, Bermanfaat Untuk Semua IFI mengajak seluruh fisioterapis Indonesia untuk turut menjadi bagian dari perjalanan besar profesi fisioterapi menuju masa depan yang lebih maju, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Poster & Presentation Competition TITAFI XXXVIII

Poster & Presentation Competition TITAFI XXXVIII

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah nasional melalui Oral Presentation and Poster Competition dalam rangka TITAFI XXXVIII tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Transforming into Experts in Human Movement to Build a Healthier Society Through Movement Optimization” sebagai bentuk komitmen fisioterapis Indonesia dalam mengembangkan keilmuan, riset, dan inovasi pelayanan kesehatan berbasis gerak manusia. Kegiatan akan dilaksanakan pada 11 Juni 2026 di Harris Hotel Malang, Jawa Timur. Ajang ilmiah ini menjadi wadah bagi fisioterapis, akademisi, mahasiswa, maupun peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian dan inovasi terbaru dalam bidang fisioterapi melalui sesi oral presentation maupun poster presentation. Selain menjadi media diseminasi ilmiah, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya penelitian serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah fisioterapi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta berkontribusi dalam pengembangan evidence-based physiotherapy di Indonesia. Kontribusi tersebut dapat diakses melalui link berikut ini https://bit.ly/presenter-form-TITAFI.