Prestasi membanggakan kembali diraih alumni Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dian Erfianto seorang alumni Program Studi Fisioterapi UMM tahun 2013 sekaligus lulusan Pendidikan Profesi Fisioterapis UMM tahun 2021, resmi ditunjuk sebagai Official Fisioterapis Tim Nasional Futsal Indonesia Putera U-19. Pada penugasan perdananya, Dian langsung dipercaya mendampingi skuad Garuda Muda dalam ajang Asean U-19 Boys’ Futsal Championship 2025 yang akan berlangsung di Nonthaburi, Thailand, pada 21 sampai 29 Desember 2025 mendatang, Senin (8/12/2025).

Dian Erfianto (Kanan) Bersama Tim Fisioterapi di Tim Nasional Fustsal Indonesia
Dian Erfianto (Kanan) Bersama Tim Fisioterapi di Tim Nasional Futsal Indonesia

Bergabungnya Dian menjadi bagian dari tim medis Timnas Futsal Indonesia bukan tanpa alasan. Kiprahnya selama bertahun-tahun di dunia fisioterapi olahraga telah menunjukkan kualitas dan konsistensinya. Sebelum meraih kesempatan di tingkat tim nasional, Dian telah malang melintang bersama sejumlah klub sepak bola profesional Indonesia, seperti Barito Putera, Persipura Jayapura, hingga PSIM Yogyakarta. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting dalam menangani atlet dengan tuntutan performa tinggi serta kebutuhan pemulihan yang cepat dan tepat.

Dian mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam tim futsal nasional merupakan langkah baru sekaligus tantangan yang menarik dalam kariernya. Ia menilai futsal memiliki karakter permainan yang jauh lebih cepat, kontak antar pemain cukup tinggi, dan menuntut perubahan arah yang intens, sehingga pendekatan fisioterapinya juga harus lebih spesifik dibanding sepak bola lapangan. Menurutnya, hal tersebut membuka peluang untuk memperdalam kompetensinya sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi performa tim.

Apresiasi juga datang dari Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Malang, Safun Rahmanto, SST.Ft., Ftr., M.Fis. Ia menegaskan bahwa capaian Dian merupakan buah dari perjalanan panjang serta etos belajar yang kuat sejak masa kuliah. Safun mengingat betul bagaimana Dian, sapaan akrabnya, telah aktif terlibat di berbagai ajang olahraga sejak menjadi mahasiswa. Aktivitas pembelajaran yang dilalui tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga membutuhkan praktik nyata di lapangan untuk mempertajam keterampilan. Safun menegaskan bahwa UMM selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri di luar kampus, termasuk dalam bidang olahraga profesional.

Selain menjadi pencapaian pribadi, penugasan ini juga menegaskan betapa strategisnya peran fisioterapis dalam dunia olahraga. Intensitas permainan yang tinggi, ritme cepat, dan kontak fisik yang kerap terjadi menjadikan risiko cedera lebih besar. Dalam dinamika tersebut, fisioterapis memegang peran kunci dalam menjaga kesiapan fisik para pemain. Fisioterapis bertanggung jawab memastikan kondisi kebugaran terjaga, menangani cedera akut yang muncul saat latihan maupun pertandingan, serta memulihkan kondisi pemain agar tetap berada pada level performa optimal. Tidak hanya itu, fisioterapis juga berkolaborasi erat dengan pelatih dan komponen lainnya untuk menyesuaikan beban latihan, melakukan evaluasi fungsional, serta mengantisipasi potensi cedera melalui program pencegahan yang komprehensif.

Dian Erfianto Saat Sesi Latihan Dengan Skuad Garuda Muda Futsal
Dian Erfianto Saat Sesi Latihan Dengan Skuad Garuda Muda Futsal

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya, kehadiran Dian di Timnas Futsal U-19 diharapkan mampu memperkuat kesiapan fisik skuad garuda muda Indonesia dalam menghadapi persaingan di kancah Internasional. Penunjukan ini tidak hanya membanggakan UMM sebagai institusi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kompetensi lulusan fisioterapi UMM telah diakui dan dipercaya pada level nasional.

Penulis Nikmatur Rosidah dan Editor Bayu Prastowo