JurnalPost.com: Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat jejaring internasional dengan menjalin dan melanjutkan kerja sama strategis bersama International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Kolaborasi yang telah terjalin sejak lama ini menjadi langkah awal sekaligus bentuk komitmen bersama dalam mempersiapkan pendirian Program Studi Magister Fisioterapi yang direncanakan dibuka pada tahun depan.

Kerja sama antara Fisioterapi UMM dengan IIUM dan UiTM mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan akademik, riset kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga penguatan kurikulum berbasis internasional. Hubungan yang berkesinambungan ini dinilai menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan fisioterapi di tingkat regional Asia Tenggara.
Ketua Program Studi Fisioterapi UMM Dimas Sondang Irawan, PhD menyampaikan bahwa kolaborasi internasional tersebut bukan sekadar kerja sama formal, melainkan kemitraan akademik yang saling menguatkan. “Hubungan yang sudah terbangun lama dengan IIUM dan UiTM menjadi modal penting bagi kami untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu pendirian Program Studi Magister Fisioterapi,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, Fisioterapi UMM berkomitmen mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari mitra internasional, khususnya dalam pengembangan kurikulum magister yang adaptif terhadap kebutuhan global, berbasis evidence-based practice, serta relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat modern.
Sementara itu, pihak IIUM dan UiTM menyambut baik rencana pengembangan Magister Fisioterapi UMM. Keduanya menilai UMM memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan fisioterapi di Indonesia, didukung oleh sumber daya akademik, pengalaman riset, serta rekam jejak kerja sama internasional yang konsisten.
Rencana pendirian Program Studi Magister Fisioterapi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik dosen dan lulusan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan keilmuan fisioterapi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ke depan, UMM menargetkan program magister ini menjadi ruang kolaborasi lintas negara dalam riset, inovasi layanan fisioterapi, dan penguatan peran fisioterapis di masyarakat.
Dengan langkah strategis ini, Universitas Muhammadiyah Malang menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi global, progresif, dan berkomitmen pada pengembangan pendidikan kesehatan yang berkualitas.
Penulis dan Editor Nikmatur Rosidah