Ketua Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dimas Sondang Irawan, Ph.D., kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan kesehatan gerak kepada masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai akademisi, Ia yang juga dikenal memiliki hobi trail run aktif terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi kesehatan, termasuk sebagai Brand Ambassador Voltaren Indonesia.

Komitmen tersebut terlihat dalam gelaran Indonesia Physiotherapy Expo (IFEX) 2026, di mana Ia menjadi salah satu narasumber yang membahas pentingnya penanganan nyeri muskuloskeletal secara tepat dan berbasis bukti ilmiah. Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan bahwa keluhan nyeri muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai di masyarakat, baik pada atlet, pekerja kantoran, lansia, maupun individu dengan aktivitas fisik sehari-hari yang tinggi.
Menurutnya, banyak masyarakat yang menganggap nyeri sebagai kondisi yang harus ditoleransi hingga mengganggu aktivitas. Padahal, penanganan yang cepat dan tepat dapat membantu mempertahankan fungsi gerak serta mencegah terjadinya gangguan yang lebih serius.
Ia juga menjelaskan alasan mengapa Voltaren banyak digunakan sebagai salah satu pilihan dalam membantu mengatasi nyeri muskuloskeletal. Menurutnya, pendekatan topikal memberikan kemudahan penggunaan pada area yang mengalami keluhan sehingga dapat membantu masyarakat tetap aktif menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun demikian, ia menekankan bahwa penanganan nyeri yang optimal tetap memerlukan pendekatan yang komprehensif, seperti latihan fisik yang tepat ataupun konsultasi dengan tenaga kesehatan bila diperlukan.
Sebagai fisioterapis olahraga yang aktif mengikuti berbagai kegiatan trail run, Ia juga membagikan pengalamannya mengenai pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak. Ia menegaskan bahwa pencegahan cedera, pemulihan yang baik, serta pengelolaan nyeri yang tepat merupakan faktor penting untuk mempertahankan performa dan kualitas hidup, baik bagi atlet maupun masyarakat umum.
Penulis dan Editor Bayu Prastowo