Profil lulusan Program Studi Fisioterapi dirumuskan berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta dijabarkan melalui capaian pembelajaran di bidang keilmuan fisioterapi. Penyusunan profil lulusan ini merujuk pada standar yang ditetapkan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Fisioterapi Indonesia (APTIFI) dan World Physiotherapy (WPT) guna memastikan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu fisioterapi terkini.

Selain itu, dalam perumusannya, program studi juga mempertimbangkan hasil survei serta masukan dari para pemangku kepentingan di bidang keterapian fisik, termasuk praktisi fisioterapi, institusi pelayanan kesehatan, organisasi profesi, serta dunia industri. Pendekatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan tuntutan praktik profesional, inovasi teknologi, serta kebutuhan masyarakat dalam layanan fisioterapi.

No.Domain World Physiotherapy (WPT)Kode PLProfil Lulusan Deskripsi Profil Lulusan
1Quality Improvement, Leadership and Management
PL1ManagerFisioterapis yang memiliki kemampuan manajerial, mampu melakukan evaluasi terhadap program pelayanan fisioterapi yang berkelanjutan, dan profesional serta mampu berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya.
2Physiotherapy Assessment and Intervention, Evidence-Based Practice (EBP), Ethical and Professional PracticePL2Professional PhysiotherapistFisioterapis yang mampu melakukan proses asuhan fisioterapi (asesmen, diagnosis, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi fisioterapi, evaluasi, re-evaluasi, modifikasi tindakan, dan dokumentasi) secara mandiri maupun berkolaborasi dengan profesi lain. Fisioterapis yang bertanggung jawab, berfikir logis, kreatif, dan inovatif serta menerapkan etika profesi.
3Communication and Interprofessional TeamworkPL3EnterpreneurFisioterapis yang mampu membangun dan mengembangkan usaha berbasis layanan fisioterapi.
4Reflective Practice and Lifelong LearningPL4Clinical Educator/ResearcherFisioterapis yang mampu membimbing dan memberikan arahan serta melakukan evaluasi setiap proses pendidikan klinis berbasis bukti (evidence-based practice) yang sesuai untuk setiap permasalahan fisioterapi.