Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui inisiasi kerja sama dengan University of Florence, Italia. Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan daring yang menghadirkan sejumlah tokoh penting dari kedua institusi serta perwakilan diplomatik Indonesia di Italia.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Jacopo Cappucio selaku Konsul Kehormatan RI di Firenze, Nicolo Persiani sebagai Profesor sekaligus Koordinator Kerja Sama Internasional dan Kemitraan Akademik, serta Mateo Pacci yang mewakili Departemen Fisioterapi University of Florence. Dari pihak UMM, hadir Priyo Iswanto, Asisten Khusus Rektor Bidang Kerja Sama Internasional sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Kolombia periode 2017–2021, bersama tim International Relations Office dan perwakilan Departemen Fisioterapi UMM.
Dalam kesempatan tersebut, Nikmatur Rosidah mempresentasikan berbagai program international mobility yang telah dijalankan oleh Fisioterapi UMM bersama mitra institusi sebelumnya. Ia juga memaparkan kurikulum yang sedang berjalan, termasuk peluang mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa dalam skema pertukaran internasional. Paparan tersebut mendapatkan respons positif dari pihak University of Florence yang menilai adanya potensi besar untuk kolaborasi akademik, khususnya dalam bidang mobilitas mahasiswa dan penguatan kapasitas keilmuan fisioterapi.
Dukungan terhadap inisiasi kerja sama ini juga disampaikan oleh Dimas Sondang Irawan. Ia menegaskan kesiapan institusi dalam menyambut kolaborasi internasional tersebut. “Kami sangat mendukung kerja sama baru ini agar bisa terealisasi dan menambah atmosfer internasional di lingkungan UMM. Selain itu, fisioterapi juga sudah memiliki SDM yang capable untuk menerima mahasiswa internasional,” ujarnya.
Perwakilan University of Florence bahkan menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat segera direalisasikan, mengingat besarnya manfaat yang dapat diperoleh kedua belah pihak, baik dari sisi akademik, penelitian, maupun pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosen.
Inisiasi kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen Fisioterapi UMM dalam mendukung visi universitas untuk meningkatkan rekognisi internasional. Langkah ini juga menjadi pijakan penting sebelum melangkah lebih jauh menuju akreditasi internasional, sekaligus memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif dan berdaya saing global.
Penulis dan Editor Nikmatur Rosidah