Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih kategori Mahasiswa Terbaik dalam Praktik Kerja Lapang di RS Dr. Radjiman Wediodiningrat. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian yang dilakukan selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025 dengan indikator utama meliputi sikap (attitude), penerapan konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), serta aspek inisiatif dan kreativitas.

Pengumuman hasil penilaian disampaikan oleh dr. Tutik Nur Kasiani, SpKJ, selaku Ketua Tim Koordinasi Pendidikan RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keunggulan mahasiswa Fisioterapi UMM dalam mengaplikasikan kompetensi akademik dan profesionalisme di dunia kerja.
Ketua Program Studi Fisioterapi UMM, Safun Rahmanto, SST.Ft., Ftr., M.Fis., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan standar etika profesi yang telah ditanamkan sejak dini kepada mahasiswa.
“Penerapan AIK dan etika profesi merupakan standar mutlak dalam pendidikan di Fisioterapi UMM. Namun, mempertahankan prestasi ini menjadi tugas bersama seluruh civitas akademika,” ujar Safun Rahmanto.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi profesional, memperkuat nilai etika dalam praktik fisioterapi, serta menjaga standar pelayanan terbaik di dunia kesehatan. Dengan pencapaian ini, Fisioterapi UMM semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga fisioterapis berkualitas dan berintegritas tinggi.
Penulis dan Editor Bayu Prastowo