Tim PMB Fisioterapi UMM Hadir di PRIME UMM 2025, Kenalkan Manfaat Fisioterapi bagi Gen Z

Tim Perekrutan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Fisioterapi turut hadir dalam ajang PRIME UMM (Proficiency and Mastery in English by Universitas Muhammadiyah Malang), sebuah kompetisi Bahasa Inggris tingkat nasional yang bergengsi. Acara ini diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan diikuti oleh 281 peserta dari 256 sekolah SMA/MA/SMK se-Indonesia. PRIME UMM bertujuan untuk mengasah keterampilan berbahasa Inggris di kalangan pelajar serta menginspirasi generasi muda dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam bahasa internasional tersebut. Di tengah berlangsungnya kompetisi ini, Tim PMB Program Studi Fisioterapi turut serta dalam memberikan sosialisasi mengenai peran profesi fisioterapis kepada para peserta dan pengunjung. Selain memberikan informasi mengenai prospek karier di bidang fisioterapi, Tim PMB juga menawarkan layanan konsultasi serta intervensi manajemen nyeri menggunakan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS). Layanan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan tamu undangan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat fisioterapi dalam kehidupan sehari-hari. Ketua Program Studi Fisioterapi UMM, Dimas Sondang Irawan, Ph.D(PT), mengungkapkan bahwa keterlibatan Tim PMB dalam PRIME UMM merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan fisioterapi kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta tidak hanya semakin memahami pentingnya fisioterapi dalam dunia kesehatan, tetapi juga termotivasi untuk mempertimbangkan profesi fisioterapis sebagai pilihan karier masa depan,” ujarnya. Keikutsertaan Program Studi Fisioterapi dalam ajang PRIME UMM membuktikan komitmen UMM dalam memberikan wawasan akademik dan profesional yang luas bagi generasi muda. Dengan adanya interaksi langsung antara Tim PMB dan peserta, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk mendalami bidang fisioterapi di Universitas Muhammadiyah Malang. Penulis dan Editor Bayu Prastowo
Standar AIK dan Etika Profesi, Kunci Sukses Mahasiswa Profesi Fisioterapis Raih Penghargaan di RS Radjiman Wediodiningrat

Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih kategori Mahasiswa Terbaik dalam Praktik Kerja Lapang di RS Dr. Radjiman Wediodiningrat. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian yang dilakukan selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025 dengan indikator utama meliputi sikap (attitude), penerapan konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), serta aspek inisiatif dan kreativitas. Pengumuman hasil penilaian disampaikan oleh dr. Tutik Nur Kasiani, SpKJ, selaku Ketua Tim Koordinasi Pendidikan RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Pencapaian ini menjadi bukti nyata keunggulan mahasiswa Fisioterapi UMM dalam mengaplikasikan kompetensi akademik dan profesionalisme di dunia kerja. Ketua Program Studi Fisioterapi UMM, Safun Rahmanto, SST.Ft., Ftr., M.Fis., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan standar etika profesi yang telah ditanamkan sejak dini kepada mahasiswa. “Penerapan AIK dan etika profesi merupakan standar mutlak dalam pendidikan di Fisioterapi UMM. Namun, mempertahankan prestasi ini menjadi tugas bersama seluruh civitas akademika,” ujar Safun Rahmanto. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi profesional, memperkuat nilai etika dalam praktik fisioterapi, serta menjaga standar pelayanan terbaik di dunia kesehatan. Dengan pencapaian ini, Fisioterapi UMM semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga fisioterapis berkualitas dan berintegritas tinggi. Penulis dan Editor Bayu Prastowo